Sunday, November 7, 2021

Penulis    : Muhammad Zidan
NIM        : 200605110051

Halo Teman - Teman Semuanya!
    Seperti yang sudah Admin janjikan di postingan sebelumnya, kali ini Admin akan menunjukkan caranya partisi Hardisk pada sistem operasi proprietary, yaitu Sistem Operasi Windows dan seperti postingan sebelumnya Admin memilih versi 8.1. 
    Tentunya di dunia perkomputeran partisi hardisk sudah tidak asing lagi, partisi hardisk adalah membagi hardisk menjadi beberapa bagian, manfaatnya adalah penyimpanan terlihat lebih terstruktur, memudahkan proses recovery data, memudahkan dalam mencari file, dan tidak mengganggu kinerja sistem operasi.

Macam - Macam partisi pada Windows adalah sebagai berikut : 
 Primary Partition
Partisi ini merupakan partisi utama pada hardisk yang berisi berbagai file data. Partisi ini berfungsi sebagai partisi pertama yang di akses komputer untuk booting. Dapat disimpulan partisi ini sebagai tempat penyimpanan file data dari sistem operasi yang digunakan untuk booting sistem operasi tersebut.

• Extended Partition 
Partisi ini juga merupakan partisi utama pada hardisk. Kedudukannya sama dengan Primary. Partisi extended tidak dapat menangangi pengolahan data secara langsung, oleh karena itu sebelum itu harus membuat partisi logical.

• Logical Partition
Partisi ini merupakan bagian dari partisi extended. Partisi ini bisa menyimpan berbagai macam file data. Jumlahnya bisa lebih dari empat, dan yang jelas lebih banyak daripada primary.

    
Langkah - Langkah Partisi Hardisk pada Windows 8.1
  1. Pada Start, klik kanan lalu pilih “Disk Management”, untuk masuk ke menu pengaturan hardisk.

  2. Memilih hardisk yang akan dipartisi, Admin memilih drive C:

  3. Klik kanan pada drive C: dan pilih “shrink volume” untuk masuk ke menu partisi.

  4. Mengatur seberapa besar ukuran yang akan dipartisi dari drive C:, misal disini Admin melakukan partisi dengan 80% ukuran untuk drive C: dan 20% nya untuk drive baru.


  5. Pilih hardisk baru pada pada shaf disk 0, kemudian klik kanan dan pilih “Simple Volume” untuk mengatur format disk tersebut.

  6. Akan masuk ke menu wizard-nya, klik next untuk masuk ke menu selanjutnya.

  7. Pada menu ini, dipersilahkan untuk mengatur seberapa besar ukuran drive baru.

  8. Memilih format huruf yang akan digunakan pada drive baru, disini Admin memilih letter D, kalian dapat memilih letter lain tidak harus sama dengan Admin. klik next jika sudah.

  9. Proses Partisi selesai, Drive hasil partisi sudah siap digunakan cek pada File Explorer.
Itulah langkah - langkah Partisi Hardisk pada Windows 8.1, mohon maaf apabila ada kurang dan salahnya.

Tetaplah belajar, Berdoa dan Berbuat baik
Sekian, Terima Kasih

Bagaimana pendapat anda tentang postingan ini?