Monday, March 23, 2020

Halo sobat semua!!!
Kembali lagi di blog LavaRubble, dalam perjalanan Admin menempuh pendidikan di Indonesia, Admin merasa bahwa pada masa SMA inilah adalah masa Sekolah yang paling mengesankan apalagi yang dialami oleh angkatan yang sama dengan Admin, wkwk penasaran? mengapa Admin bisa mengatakan begitu? baiklah kali ini Admin akan menyampaikan beberapa sambat saat menempuh pendidikan SMA angkatan kelas 12 di tahun ajaran 2019/2020. 
Pertama, angkatan inilah yang terakhir kali merasakan bagaimana bahagianya mengikuti kegiatan MOS karena pada masa adik kelas kami pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa MOS dihapus.
Kedua, menjadi angkatan percobaan K-13, hadehh.... pada saat itu sistem penilaian rapot yang ruwet bisa menjadi faktor utama seorang anak mendapat ucapan-ucapan yang kurang enak didengar dari orang-tuanya, termasuk Admin hehe.... (kalian bisa bayangin sendiri dah gimana rasanya)
Ketiga, kebijakan pemerintah terkait kuota SNMPTN diganti menjadi 40% terbaik dari sekolah masing-masing, padahal saat kelas 11 kasta menengah kebawah (nilai rapor-nya) sudah lumayan yakin dengan nilainya dan telah menghitung bahwa dirinya akan masuk dari 50% terbaik, tapi beberapa waktu kemudian ada pengumuman tersebut, yoweslah......
Keempat, UTBK hanya diadakan satu kali, pengumuman ini lumayan mengejutkan bagi kami, karena kesempatan mengikuti-nya hanya satu kali, bila gagal? yaa hanguslah... Akan tetapi pengumuman selanjutnya cukup menyenangkan karena, UTBK dikembalikan seperti semula, hati pun merasa lega.
Kelima, UNBK dihapus untuk SMA karena wabah COVID-19, inilah yang cukup mengesankan menurut saya, meskipun belum ada keterangan resmi dari pemerintah ini sudah cukup untuk membahagiakan hati di tengah-tengah liburan yang hanya dirumah saja.
Itulah beberapa Keluh Kesah Admin saat menempuh pendidikan di jenjang SMA, kalau kalian bagaimana? tulis di kolom komentar yaa....

Sebelumnya, Admin ingin mengucapkan apresiasi yang se tinggi-tinggi nya kepada para Tenaga Medis yang telah berjuang sekuat tenaga menangani korban dari COVID-19, dan Admin Turut Berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya beberapa Tenaga Medis saat menjalankan tugasnya. 
Mari kita turut serta dalam membantu memerangi COVID-19 dengan cara tetap berada di rumah, karena dengan begitu potensi penyebaran COVID-19 dapat diminimalisir.

Tetap semangat dan jangan lupa untuk berbuat baik kepada sesama Makhluk Hidup
Sekian, Terima Kasih

Salam, Admin

1 komentar:

wah, sepertinya masa sma saya kalah seru nih, setelah membaca postingan ini

Bagaimana pendapat anda tentang postingan ini?